Showing posts with label Masakan Khas Semarang. Show all posts
Showing posts with label Masakan Khas Semarang. Show all posts

Resep Membuat Kue Moho Khas Semarang

Resep Kue Moho Khas Semarang – Satu lagi kue moho yang datang dari Semarang, Jawa Tengah setelah sebelumnya kami membahas kue moho dari Pati. Kue moho yang satu ini bentuknya hampir mirip bakpao, namun bagian atasnya terdapat warna merah yang membuat tampilannya semakin indah. Apa bedanya dengan kue moho khas Pati?

Kalau di Pati, kue moho mirip dengan bolu kukus dan bahan pembuatnya adalah campuran tepung beras serta tepung terigu. Sedangkan dalam resep kue moho khas Semarang, bahan utamanya adalah tepung terigu saja, tapi campurannya sangat komplit walaupun tidak menggunakan santan seperti yang ada di Pati.
Kue Moho Khas Semarang
Kue Moho Khas Semarang
 Jika dilihat dari tekstur, kue moho khas Semarang ini lebih padat dan lebih manis. Jadi, sangat cocok dihidangkan pada acara-acara tertentu. Maka dari itu, segera buat dengan resep kue moho khas Semarang supaya tidak ketinggalan!

Bahan:

  • ¼ liter air
  • 1 ons gula pasir

Bahan Adonan Tepung:

  • ½ kg tepung terigu
  • 4 sendok teh mentega putih
  • 2 sendok teh baking powder
  • 2 sendok teh garam
  • 6 takir daun, diameter 8x6 cm
  • Pewarna merah muda secukupnya

Bahan Adonan Ragi:

  • 2 sendok teh ragi instan
  • 3 sendok teh air hangat
  • 4 sendok teh gula pasir

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan bahan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk mengolah kue moho khas Semarang
  2. Kedua, campurkan gula pasir dan air hangat dalam adonan ragi hingga larut.
  3. Kemudian tambahkan ragi instan dan aduk sampai rata. Letakkan pada tempat yang hangat kurang lebih 10 menit atau hingga berbuih serta ringan
  4. Lalu, buatlah adonan tepungnya dengan mencampurkan tepung terigu yang diayak pada wadah bersama baking powder dan garam
  5. Selanjutnya, masukkan mentega putih lalu aduk menggunakan garpu hingga rata dan berbuih kasar. Jangan lupa buat lubang di tengahnya
  6. Sementara itu, rebus bahan sirup hingga gula larut lalu campurkan dengan adonan ragi hingga rata
  7. Berikutnya, tuangkan campuran tersebut secara bertahap dalam lubang tepung tadi sambil diaduk menggunakan tangan. Biarkan sampai adonan menjadi kalis
  8. Setelah itu, taruh adonan di atas meja yang sudah ditaburi tepung dan uleni hingga licin selama 10 menit
  9. Lalu tutup adonan menggunakan kain, diamkan dalam tempat hangat selama 1-1 ½ jam atau hingga mengembang selama 2 kali
  10. Sesudahnya, bagi adonan menjadi enam bagian untuk dibuat bulat masing-masingnya
  11. Kemudian taruh bulatan adonan tersebut dalam takir dan olesi permukaan atasnya dengan pewarna merah muda.
  12. Selanjutnya, keratlah menyilang di bagian atasnya dan ulangi sampai semua selesai. Diamkan selama ½ jam lagi agar mengembang 2 kali lipat
  13. Terakhir, kukus kue moho menggunakan api besar selama 20 menit. Angkat

Baca Juga : Resep Membuat Ceker Tim Taosi Khas Kalimantan Selatan
Hidangkan di piring saji dan segera nikmati kue moho khas Semarang ini!
Demikianlah resep kue moho khas Semarang yang bisa Anda coba buat di rumah. Selamat menikmati dan semoga Anda menyukainya. Salam koki!

Resep Membuat Telur Puyuh Hijau Khas Semarang

Resep Telur Puyuh Hijau Khas Semarang – Telur. Bahan makanan yang satu ini memang enak diolah menjadi apapun juga, terutama telur ayam kampung. Bisa didadar, diceplok ataupun direbus. Ada pula yang mengolahnya sebagai bahan utama sayur bersantan, contohnya kari ayam, semur dan masih banyak lagi. Telur sendiri juga mengandung gizi seperti protein dan vitamin D yang baik untuk kesehatan.

Namun, tidak hanya telur ayam saja yang rasanya enak. Telur puyuh, yaitu telur dari burung puyuh juga enak, kok kalau diolah menjadi masakan kesukaan Anda. Contohnya yang kami bahas kali ini, resep telur puyuh hijau khas Semarang. Makanan dari Jawa Tengah tersebut bukanlah berwujud telur yang berwarna hijau melainkan diolah dengan bahan cabai hijau.
Telur Puyuh Hijau Khas Semarang
Telur Puyuh Hijau Khas Semarang
Tentu saja rasanya pedas dan bisa menggugah selera Anda. Campuran dalam kuliner ini ada teri nasi, serai, terasi dan aneka cabai serta bawang. Jika Anda sudah penasaran untuk mengolah sajian sederhana ini, silahkan baca kelanjutan resep telur puyuh hijau khas Semarang berikut dan mulai mencobanya!

Bahan:

  • 25 butir telur puyuh
  • ¼ ons teri nasi
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
  • 200 ml air
  • 2 sendok teh air asam
  • ½ sendok teh gula pasir
  • ½ sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak goreng

Bumbu Halus:

  • ½ sendok teh terasi
  • 2 buah cabai hijau keriting
  • 2 siung bawang putih
  • 4 buah cabai hijau besar
  • 5 butir bawang merah

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan bahan-bahan dan bumbu yang dibutuhkan untuk mengolah telur puyuh hijau khas Semarang
  2. Kedua, cuci telur rebus tersebut supaya kotoran-kotoran yang menempel di kulitnya hilang. Tiriskan
  3. Lalu rebus telur puyuh selama beberapa saat dan angkat. Biarkan hangat selama beberapa saat
  4. Kemudian goreng teri nasi sampai matang. Tiriskan
  5. Selanjutnya, kupas telur puyuh yang sudah agak dingin sampai habis. Sisihkan juga
  6. Setelah itu, panaskan minyak sedikit untuk menumis bumbu halus bersama serai hingga harum
  7. Berikutnya, masukkan telur puyuh yang sudah dikupas sambil diaduk rata agar terbalut bumbu
  8. Sesudahnya tuangkan air sambil diaduk rata. Beri garam, gula pasir dan air asam lalu tunggu sampai kuahnya mengental
  9. Terakhir, ketika akan diangkat masukkan teri nasi. Aduk rata sebentar
  10. Sajikan telur puyuh hijau di piring saji dan siap untuk disantap

Baca Juga : Resep Membuat Koyabu Khas Sulawesi Utara
Resep telur puyuh hijau khas Semarang akan menghasilkan 5 porsi sajian. Jadikan telur puyuh hijau sebagai lauk makan siang paling enak dan menarik untuk Anda. Selamat menikmati dan salam koki!

Resep Membuat Serabi Ngampin Khas Semarang

Resep Serabi Ngampin Khas Semarang – Selain Solo, Semarang juga memiliki sajian khas serabi. Nama serabi tersebut adalah serabi ngampin, yang diambil dari nama jalan lokasi penjualnya. Adalah Jalan Raya Ngampin, jalur antara Semarang dan Jogja.

Serabi ini mirip dengan serabi kocor, karena disajikan dengan kuah santan. Perbedaannya terletak pada proses penyajian resep serabi ngampin khas Semarang. Di bagian tengah serabi, terdapat adonan berwarna hijau. Warnanya jadi putih di bagian luar dan hijau di bagian tengahnya.
Serabi Ngampin Khas Semarang
Serabi Ngampin Khas Semarang
Rasa serabi ngampin ini juga lebih gurih, karena dibuat dalam wajan tanah liat yang sebelumnya diberi parutan kelapa. Aromanya pasti khas, ya! Proses memasaknya dengan resep serabi ngampin khas Semarang cukup mudah, kok. Mari mencoba!

Bahan Serabi:

  • 2 ons tepung beras
  • ¼ ons tepung terigu dengan protein sedang
  • ¼ ons gula pasir
  • 450 ml santan dari ½ butir kelapa
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan
  • ½ sendok teh ragi instan
  • ¾ sendok teh garam
  • 3 tetes pewarna hijau
  • Parutan kelapa secukupnya

Bahan Olesan:

  • 200 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 1 lembar daun pandan
  • Sepucuk sendok teh garam

Bahan Kuah:

  • ½ liter santan dari ½ butir kelapa
  • 1 ¼ ons gula merah, sisir halus
  • ¼ ons gula pasir
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan
  • ¼ sendok teh garam

Cara Membuat:

  1. Pertama, persiapkan bahan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk membuat olahan serabi ngampin
  2. Kedua, buat serabinya dulu dengan merebus santan bersama garam dan daun pandan sembari diaduk hingga mendidih
  3. Lalu ukur santan menjadi 425 ml saja. Biarkan hangat atau suam-suam kuku dulu
  4. Kemudian campurkan tepung beras, tepung terigu, ragi instan dan gula pasir dalam wadah lain.
  5. Selanjutnya, beri kocokan telur dan tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni. Keplok-keplok adonan selama 20 menit
  6. Kalau sudah, diamkan adonan selama setengah jam. Sementara itu, rebus bahan olesan secara bersama hingga mendidih. Sisihkan
  7. Berikutnya, ambil ¼ adonan serabi atau sekitar 1 ½ ons dan beri pewarna hijau tua. Aduk sampai rata.
  8. Setelah itu, panaskan wajan serabi dari tanah liat bersama parutan kelapa. Sesudah panas, buang parutan kelapa tersebut
  9. Lalu tuangkan satu sendok sayur adonan ke dalamnya. Beri sedikit adonan hijau tua tadi di tengahnya.
  10. Tunggu sampai serabi berlubang atau berpori. Kecilkan api lalu tutup dan masak hingga matang.
  11. Kemudian angkat dan olesi bagian atasnya dengan bahan olesan. Ulangi sampai selesai
  12. Terakhir, buat saus serabi dengan merebus santan bersama bahan lainnya hingga mendidih. Saring kuah tersebut
  13. Hidangkan serabi bersama siraman saus. Hidangan siap dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Petis Kangkung Khas Semarang
Resep serabi ngampin khas Semarang di atas akan menghasilkan 16 buah sajian. Selamat menikmatinya dengan kuah yang masih hangat. Jadikan serabi ngampin sebagai menu sarapan pagi paling lezat. Salam koki!

Resep Membuat Sambal Goreng Tahu Krecek Khas Semarang

Resep Sambal Goreng Tahu Krecek Khas Semarang – Bingung menyantap makan siang apa yang pas untuk besok dan besoknya lagi? Bosan dengan menu yang sudah pernah Anda coba sebelumnya? Hidangan khas Semarang patut dicoba sebagai alternatif menu harian. Lumpia, misalnya. Selain dijadikan camilan juga dapat disantap sebagai lauk. Mungkin masakannya sama, tapi lauknya yang berbeda.

Jika ingin lebih beda dan sederhana, Anda bisa membuat sajian dari resep sambal goreng tahu krecek khas Semarang ini. Jadi, Anda tidak perlu menambah lauk lain karena hidangan tersebut sudah lebih dari cukup untuk sebuah menu makan siang yang istimewa. Dari tahu kulit yang ditumis bersama krecek, serta bumbu halus bawang, kemiri dan cabai yang pedas.
Sambal Goreng Tahu Krecek Khas Semarang
Sambal Goreng Tahu Krecek Khas Semarang
Sajian ini diolah dengan resep sambal goreng tahu krecek khas Semarang menggunakan santan, agar kuahnya lebih kental. Selamat mencoba membuatnya agar tidak penasaran lagi!

Bahan:

  • 10 buah tahu kulit
  • 30 gram krecek
  • ½ liter santan dari ½ butir kelapa
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 20 gram gula merah, sisir halus
  • 2 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak goreng

Bumbu Lainnya:

  • 4 buah cabai merah, iris tipis dan buang bijinya lalu potong menyerong
  • 2 siung bawang putih, iris tipis
  • 4 butir bawang merah, iris tipis
  • Bumbu Halus:
  • 2 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah keriting
  • 4 butir kemiri, sangrai
  • 4 buah cabai merah besar
  • 5 butir bawang merah

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengolah sambal goreng tahu krecek ini
  2. Kedua, panaskanlah minyak untuk menumis irisan bawang merah, bawang putih serta cabai merah.
  3. Lalu tambahkan daun salam bersama lengkuas dan juga bumbu halus. Aduk tumisan bumbu hingga harum
  4. Kemudian, masukkan tahu berkulit sambil tetap diaduk rata supaya bumbunya tercampur pas
  5. Setelah itu, tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diberi sisiran gula merah dan garam. Aduk kembali
  6. Selanjutnya, masak sambal goreng tahu krecek hingga matang. Tetap aduk agar merata.
  7. Terakhir, sebelum diangkat masukkan krecek. Aduk lagi dan tunggu sampai kuahnya mengental
  8. Sajian sambal goreng tahu krecek khas Semarang siap disajikan di piring saji dan dinikmati bersama

Baca Juga : Resep Membuat Doclang Khas Bogor
Resep sambal goreng tahu krecek khas Semarang di atas akan menghasilkan 5 porsi sajian untuk Anda dan keluarga. Sajikan bersama nasi putih yang masih hangat serta aneka sayur asam ataupun lodeh nangka. Disajikan pedas lebih nikmat, apalagi dijadikan pencocol tempe atau kerupuk goreng. Selamat menikmati dan salam koki!

Resep Membuat Rempah Kelapa Khas Semarang

Resep Rempah Kelapa Khas Semarang – Karena beberapa waktu yang lalu kami sudah membahas jajanan atau hidangan terkenal di Semarang, Jawa Tengah seperti lumpia, kali ini kami akan mencoba mengenalkan pada Anda beberapa hidangan yang mungkin masih asing di telinga Anda selama ini.

Hidangan-hidangan tersebut adalah oseng-oseng jagung muda dan juga camilan serta lauk yang diolah dengan resep rempah kelapa khas Semarang. Kalau oseng-oseng jagung, seperti tumis pada umumnya. Dibuat dari jagung putren, hati ampela ayam dan petai yang diolah bersama campuran santan. Sajian kental ini lebih cocok dijadikan lauk makan siang, karena rasanya yang gurih dan sedap.
Rempah Kelapa Khas Semarang
Rempah Kelapa Khas Semarang
Berikutnya adalah resep kali ini, yaitu resep rempah kelapa khas Semarang. Bagi yang belum mengetahui rempah kelapa, makanan ini bisa dibilang seperti jajanan yang berbentuk lonjong dengan bahan utama parutan kelapa. Namun, ada pula yang menjadikannya sebagai lauk maupun pelengkap teman nasi.

Rasa makanan yang dibuat dari resep rempah kelapa khas Semarang ini sangat gurih, sebab menggunakan campuran kelapa parut dengan kocokan telur. Bumbu-bumbunya berupa ketumbar, bawang putih, garam dan gula pasir. Ketika digoreng, pastikan sudah harus matang dan berwarna kecoklatan. Supaya rasanya bisa pas di lidah Anda.
Nah, mari lanjutkan membaca resep rempah kelapa khas Semarang dan menyajikannya sebagai lauk tambahan untuk keluarga. Selamat mencoba!

Bahan:

  • 4 ons kelapa diparut kasar
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • Minyak goreng secukupnya
  • ½ sendok teh ketumbar
  • ½ sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh garam
  • 3 siung bawang putih

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan semua bahan dan peralatan yang diperlukan untuk mengolah sajian rempah kelapa khas Semarang
  2. Kedua, haluskanlah bawang putih bersama garam sampai halus rata. Tambahkan gula pasir serta ketumbar agar lebih pas rasanya
  3. Setelah itu, campurkan bumbu yang sudah dihaluskan tersebut bersama parutan kelapa hingga rata
  4. Kemudian masukkan kocokan telur sambil diaduk agar tercampur.
  5. Lalu bentuklah adonan menjadi lonjong sembari dipadatkan. Lakukan langkah ini sampai selesai.
  6. Selanjutnya, panaskan minyak kurang lebih ¼ liter untuk menggoreng rempah kelapa berbentuk lonjong tersebut
  7. Gunakan api sedang untuk menggorengnya agar bisa matang merata. Tiriskan
  8. Sajikan rempah kelapa khas Semarang di piring saji dan siap untuk dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Gudeg Koyor Khas Semarang
Resep rempah kelapa khas Semarang di atas akan menghasilkan 22 buah sajian. Jika disajikan sebagai camilan, Anda bisa mencocolkannya pada saus sambal ataupun kecap. Untuk pelengkap nasi juga bisa, apalagi lauknya sayur bening ataupun lodeh terong. Rasa pedas yang dikombinasikan dengan rempah kelapa akan tambah membuatnya lezat. Selamat menikmati dan salam koki!

Resep Membuat Pecel Goreng Khas Semarang

Resep Pecel Goreng Khas Semarang – Pecel. Makanan khas Madiun, Jawa Timur ini sudah terkenal di seluruh Indonesia. Sambal kacangnya yang khas dan disajikan bersama aneka sayuran membuat pecel menjadi sajian yang pas untuk sarapan pagi. Tapi, di samping penyajiannya yang cukup simple tersebut ada pula pecel yang disajikan dengan cara lain. Apa itu?

Namanya pecel goreng, merupakan sajian khas Semarang. Pecel yang berupa sayur kol, kacang panjang, bayam, tauge dan wortel rebus ini dibungkus dalam dadar bersama sosis sapi. Dicelup dalam campuran tepung beras serta panir oranye, lalu digoreng sampai matang sesuai dalam resep pecel goreng khas Semarang.
Pecel Goreng Khas Semarang
Pecel Goreng Khas Semarang
Anda bisa langsung mengolah makanan ini dengan resep tersebut. Tambahkan takaran bahan resep pecel goreng khas Semarang jika dirasa kurang.

Bahan Dadar:

  • 3 butir telur
  • Sepucuk sendok teh merica bubuk
  • ½ sendok teh garam

Bahan Pecel:

  • 10 lembar kol, kukus sampai layu
  • 10 lonjor kacang panjang, potongi dan rebus
  • 1 ikat bayam, petiki daunnya dan rebus
  • ½ ons tauge, seduh
  • 2 buah wortel, kupas dan potong memanjang dan rebus
  • 5 buah sosis sapi, belah menjadi dua
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan Pencelup:

  • ¼ sendok teh merica bubuk
  • ¼ sendok teh kaldu ayam bubuk
  • ½ sendok teh garam
  • 1 sendok makan tepung beras
  • 1 ons tepung terigu

Bahan Lapisan:

  • 1 ons tepung panir oranye

Bahan Sambal Pecel:

  1. 1 ons kaccang tanah kupas, goreng dan haluskan
  2. 200 ml air panas
  3. 3 buah cabai rawit merah, rebus
  4. 2 buah cabai merah keriting, rebus
  5. 2 siung bawang putih, rebus
  6. 2 cm kencur
  7. 2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  8. ¼ sendok teh terasi, bakar
  9. 2 sendok makan gula merah
  10. 1 sendok teh garam
  11. 1 sendok teh air asam Jawa, dari ½ sendok teh asam dicampur ½ sendok makan air

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan kol, bayam, kacang panjang dan potongan wortel yang sudah dicuci sampai bersih dan direbus. Sisihkan dulu
  2. Kedua, buatlah dadar tipis dari campuran telur yang dikocok bersama merica bubuk serta garam di wajan anti lengket dengan diameter 22 cm
  3. Lalu ambil satu lembar dadar, taruh dua lembar kol di atasnya bersama bayam, potongan kacang panjang, wortel dan tauge.
  4. Kemudian taruh juga potongan sosis lalu gulung sedikit lebar. Ulangi langkah ini sampai selesai
  5. Selanjutnya, celupkan dadar tersebut ke dalam bahan pencelup dan gulingkan ke bahan lapisan
  6. Berikutnya, goreng dadar dalam minyak panas dengan api sedang sampai matang serta berubah warna. Tiriskan
  7. Setelah itu, uleglah bawang putih, terasi, cabai, daun jeruk dan kencur hingga halus. Tambahkan kacang tanah beserta gula merah, garam dan air asam.
  8. Sambil diuleg rata, tuangi air panas sedikit demi sedikit. Aduk rata hingga licin.
  9. Terakhir, sajikan pecel goreng yang sudah dipotong-potong di piring saji bersama sambalnya. Hidangan siap dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Bobengka Khas Sulawesi Utara
Resep pecel goreng khas Semarang di atas akan menghasilkan 5 porsi sajian. Anda juga bisa menyantapnya dengan sambal kacang ataupun sambal kecap sebagai lauk nasi putih hangat. Salam koki!